AB Kuadrat

AB Kuadrat 


Keluarga kecil yang ku miliki di bangku kulia ku, tepatnya di Politeknik Negeri Batam, Prodi Administrasi Bisnis B. Awalnya kami berjumlah 29 mahasiswa tapi karna 2 orang pindah klas karyawan jadi kami tinggal 27 orang. Di kelas ini banyak sekali cerita yang terukir. 
Pada awal semester kelas AB Kuadrat(Administrasi Bisnis B) terkenal dengan ke kompakannya dan pandai berdebat serta memberikan argumen. Saya sangat merasa senang dalam kelas ini, karena berada ditenga teman - teman yang pintar - pintar serta memiliki keunikan masing - masing. yah.... saya emang bukan anak yang cerdas seperti teman - teman ku si dan saya juga bukan anak yang pandai berdebat. Tapi saya bangga bisa berteman dengan mereka  karna diam - diam ni saya tu banyak belajar dari mereka hehehehehe.....
Kelas kami pernah melakukan kegiat sosila di salah satu tempat di Batam, yaitu tepatnya di Bukit Timur Kel. Tanjung Uma. Tempat ini adalah salah satu lokasi rumah liar yang tanahnya belum diresmikan oleh pemerintah sebagai kampung tua. Tempat ini terletak di pusat perbelanjaan di Batam, mungkin anda berpikir bahwa tempat ini merupakan tempat yang ditinggali oleh orang -orang yang mampu/kaya. Justru sebaliknya tempat ini ditingggali oleh masyarakat yang miskin - miskin, yah..... termasuk saya juga orang tidak mampu :)
dan di tempat ini juga banyak anak - anak yang putus sekolah. 

 Gambar 1: Baksos di Bukit Timur
Maka dari itu saya dan teman - teman AB Kuadra melakukan kegiatan bakti sosial. Kegiatan ini berjalan dengan sukses karena berkat teman - teman AB Kuadrat dan terutama saya juga sangat berterimakasi kepada Muhammad Nofaldo Armani. Karena berkat dialah acara ini bisa berjalan. Dia itu seseorang yang mempunyai jiwa pemimpin yang sangat baik. Walaupun dia masi sangat muda tapi pemikirannya sangat dewasa. Saya pribadi sangat senang bisa mempunyai teman seperti dia. Terimakasi faldo :)

Namun kekompakan kami tidak berjalan lama, karena ada beberapa masalah di dalam kelas kami sehingga membuat kami jadi pecah. ya.... sungguh miris bukan kelas yang begitu kompak akhirnya jadi pecah bela. Wajar saja bukankah dalam suatu kelompok pasti ada cobaan yang menerpa sehingga membuat hubungan menjadi tidak baik. Tapi aku yakin kami pasti kembali kompak. Waktupun terus berjalan dan keadaan kelas kami pun mulai membaik. 
Saat keadaan kelas kami semakin membaik, justru kami ditimpah dengan kesedihan yang amat terdalam. Bagaiman kami tidak amat sedih, salah satu dari kami telah masuk rumah sakit. Teman yang selalu buat hebo dalam kelas, teman yang memiliki pemikiran yang cerdas, teman yang selalu buat lucu, teman yang selalu buat kekompakan dalam kelas, teman yang memiliki jiwa pemimpin yang baik dan dia adalah Mohammad Nofaldo Armani. Pada saat dia sakit kami satu kelas jenguk dia beberapa kali di rumah sakit Awalbros dan Elisabet. Karna di Batam penangananya masi kurang baik akhirnya dia di bawa ke Malaysia. Disanalah baru ketahuan bahwa dia sakit leukimia/kanker dara merah. Tentu setelah mendengar kabar tentang dia kami sangat sedih dan kaget. Kami sangat berharap bahwa dia akan segera sembuh dan kembali lagi bersama kami di keluarga AB Kuadrat. Tapi Tuhan berkata lain pada tanggal 20 Maret 2015 di Malaysia dia benar - benar pergi meninggalkan kami semua. keluarga AB Kuadrat sangat terpukul setelah mendengar kabar dari negri tetangga. Ini merupakan hal yang sangat berat bagi kami, karena teman yang begitu baik telah pergi meninggalkan kami. 
Dia yang begitu baik telah pergi ke Pangkuan Yang Maha Kuasa. 
Setelah kepergiannya, kelas kami sangat kehilangan dia tetapi teman - teman cowo selalu menghibur kami dengan tawa canda mereka. Namun segenap rasa bangga dan hormat kami selalu mengenang mu Faldo. Kami semua sangat menyayangi mu di setiap doa kami selalu kami sebut nama mu sobat. Walau sekarang kita sudah terpisa di alam yang berbeda tapi jiwa semangatmu dan seluruh ilmu yang pernah kamu ajarkan kepada kami selalu teringat di pikiran kami. Suatu anugrah kami bisa memiliki teman seperti diri mu Faldo :)
Dan sekarang kelas kami tinggal 26 mahasiwa/i, semoga kami semua dapat menyelesaikan kulia kami dengan nilai yang baik dan dapat menjadi anak - anak yang berguna bagi bangsa dan negara ini, yaitu negara Indonesia....
"Inilah cerita tentang keluarga kecil ku di AB Kuadrat, Semoga kami semua lulus tepat waktu dengan nilai yang bagus - bagus ( Amin) "


Komentar

Postingan Populer